News

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Mitra PLN, Buka Peluang Pendapatan dari Layanan Listrik

368
×

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Mitra PLN, Buka Peluang Pendapatan dari Layanan Listrik

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – PT PLN (Persero) memperluas layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik melalui kemitraan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 koperasi di Indonesia telah bergabung dalam layanan Payment Point Online Bank (PPOB) PLN dengan total transaksi kelistrikan melampaui 2.000 transaksi.

Program ini tidak hanya memudahkan masyarakat mengakses layanan kelistrikan di tingkat desa dan kelurahan, tetapi juga membuka peluang pendapatan baru bagi koperasi. Melalui layanan tersebut, warga dapat membayar tagihan maupun membeli token listrik lebih dekat dari tempat tinggal mereka, sementara koperasi berkesempatan mengembangkan usaha dari transaksi kebutuhan sehari-hari.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pengembangan KDKMP diharapkan dapat menjadikan desa dan kelurahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dengan demikian, aktivitas ekonomi tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga berkembang di tengah masyarakat desa.

Hal tersebut disampaikan Zulkifli saat memantau operasionalisasi KDKMP di wilayah Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

“Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota,” ujar Zulkifli.

Menurut dia, penguatan koperasi membutuhkan dukungan kemitraan dengan berbagai pihak agar mampu menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui kerja sama dengan PLN yang memungkinkan koperasi melayani pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

“Kini bayar listrik tak perlu jauh-jauh lagi. KDKMP resmi melayani pembayaran listrik untuk kemudahan dan kenyamanan seluruh warga desa,” katanya.

Kehadiran layanan kelistrikan di koperasi memberikan alternatif bagi warga untuk melakukan transaksi tanpa harus mendatangi lokasi pelayanan yang lebih jauh. Di sisi lain, layanan tersebut berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi koperasi sekaligus memperluas manfaat keberadaan KDKMP bagi masyarakat.

READ  Empowering Indonesia 2025: AI Jadi Pendorong Ekonomi Berkelanjutan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, PLN mendukung pengembangan KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik yang andal serta perluasan layanan yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi koperasi.

Dukungan PLN tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan listrik untuk operasional koperasi. Perusahaan juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

“PLN all out mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik,” kata Darmawan.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menjelaskan, layanan tersebut dikembangkan melalui sistem Payment Point Online Bank (PPOB). Sistem ini memungkinkan koperasi melayani transaksi pembayaran berbagai tagihan, termasuk transaksi kelistrikan PLN.

Menurut Rozy, implementasi layanan PPOB dilakukan melalui koordinasi dengan koperasi dan unit PLN di berbagai daerah. Dukungan sistem pembayaran tersebut memungkinkan KDKMP menambah jenis layanan kepada masyarakat sekaligus mengembangkan aktivitas usahanya.

Hingga Oktober 2026, tercatat 107 KDKMP telah bergabung dalam pengembangan layanan PPOB PLN di Indonesia. Jaringan koperasi tersebut juga telah membukukan lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan.

Capaian ini menjadi langkah awal dalam memperluas keterlibatan koperasi sebagai bagian dari jaringan pelayanan kelistrikan. Ke depan, perluasan layanan PPOB diharapkan semakin memudahkan transaksi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi koperasi sebagai pusat layanan ekonomi di desa dan kelurahan.

“Kami menyambut baik penguatan peran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan masyarakat,” ujar Rozy.

Melalui kemitraan tersebut, PLN berupaya mendekatkan layanan kelistrikan kepada masyarakat, sedangkan KDKMP memperoleh kesempatan mengembangkan usaha melalui layanan yang dibutuhkan warga setiap hari.

Kolaborasi ini sekaligus memperkuat peluang koperasi untuk berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi lokal. Berawal dari kebutuhan rutin rumah tangga, seperti membayar tagihan listrik dan membeli token, koperasi desa diharapkan dapat berkembang menjadi pusat layanan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. (NKJ)