News

PGN Raih IICD CG Award 2026, Masuk Top 50 Emiten Berkapitalisasi Besar

217
×

PGN Raih IICD CG Award 2026, Masuk Top 50 Emiten Berkapitalisasi Besar

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali mengukuhkan komitmennya dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik. Komitmen ini membawakan hasil nyata setelah PGN berhasil masuk dalam jajaran Top 50 Emiten Berkapitalisasi Pasar Terbesar (BigCap PLCs) pada ajang penghargaan bergengsi The 17th IICD Corporate Governance (CG) Award 2026.

Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas transparansi, akuntabilitas, serta tanggung jawab emiten terhadap para pemangku kepentingan.

Pencapaian ini mempertegas rekam jejak PGN yang secara konsisten mempertahankan posisinya di papan atas penilaian IICD selama lima tahun terakhir. Sebelumnya, pada tahun 2025, PGN menduduki peringkat ke-18 dalam kelompok Top 50 BigCap PLCs.

Fondasi Kuat dalam Menjaga Kepercayaan Investor

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menegaskan bahwa penerapan GCG bukan sekadar pemenuhan azas kepatuhan regulasi (compliance), melainkan strategi inti perusahaan untuk memperkuat fundamental bisnis dan menjaga kepercayaan investor.

“Sebagai bagian dari ekosistem energi nasional sekaligus perusahaan terbuka, PGN menempatkan tata kelola perusahaan sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Penerapan GCG menjadi landasan bagi pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, pengelolaan risiko yang terukur, serta upaya menjaga kepercayaan investor dan pemangku kepentingan,” jelas Fajriyah.

Bagi Subholding Gas Pertamina ini, tata kelola yang kokoh berperan penting dalam menjaga keandalan operasional serta menciptakan nilai jangka panjang (long-term value creation) bagi seluruh pemegang saham.

Skala Operasional Masif Butuh Pengelolaan Risiko Terukur

Sebagai pilar utama pengelola infrastruktur gas bumi nasional, PGN mengoperasikan aset strategis berskala besar. Saat ini, kegiatan operasional PGN didukung oleh:

READ  RUPSLB PGN Tetapkan Perubahan Pengurus: Arief Kurnia Jadi Direktur Utama

1. Pipa Gas Bumi: Lebih dari 33.000 kilometer jaringan pipa

2. FSRU & LNG Hub: 2 unit Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dan 1 LNG Hub

3. Fasilitas Pengisian Gas: 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) dan 4 Mobile Refueling Unit (MRU)

Melalui bentangan infrastruktur tersebut, PGN melayani lebih dari 820.000 pelanggan yang mencakup sektor rumah tangga, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), pelanggan komersial, industri, transportasi, hingga pembangkit listrik nasional.

Skala bisnis yang sangat masif ini menuntut standar keselamatan (safety), pengelolaan risiko, serta kepatuhan regulasi yang ketat demi menjamin ketahanan energi nasional.

“PGN akan terus memperkuat penerapan GCG yang terintegrasi dengan strategi bisnis, manajemen risiko, dan kepatuhan perusahaan. Kami meyakini bahwa tata kelola yang baik merupakan pondasi penting untuk menjaga keberlanjutan usaha, menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, serta mendukung pengembangan ekosistem gas bumi nasional,” tutup Fajriyah. (UYT)