News

InfraNexia Siapkan Jaringan Digital Andal untuk MotoGP Mandalika 2026

374
×

InfraNexia Siapkan Jaringan Digital Andal untuk MotoGP Mandalika 2026

Sebarkan artikel ini
Tim InfraNexia memastikan kesiapan infrastruktur digital dan konektivitas yang andal untuk mendukung kelancaran ajang MotoGP Mandalika 2026 (8/10).

NEWSENERGI.COM – Penyelenggaraan ajang balap motor dunia, MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober 2026, tidak hanya mengandalkan kesiapan lintasan balap semata, tetapi juga keandalan infrastruktur digital di balik layar. Menjawab tantangan konektivitas skala internasional tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), menyiapkan jaringan konektivitas dengan kapasitas backbone hingga 600 Gbps.

Infrastruktur raksasa ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan trafik data yang diperkirakan mencapai 195 Gbps selama gelaran berlangsung. Jangkauan konektivitas InfraNexia berfokus pada tujuh titik vital area sirkuit, meliputi Media Center, Paddock, Race Control, VIP Deluxe, TV Compound, Pit Building, hingga pelbagai lokasi pendukung di kawasan Mandalika.

Direktur Network Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menegaskan bahwa keandalan dan kesiapan layanan konektivitas digital menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan ajang kelas dunia ini.

“Dalam event berskala internasional seperti MotoGP, konektivitas merupakan bagian dari infrastruktur pendukung yang harus siap ketika seluruh aktivitas mulai berjalan secara bersamaan. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada kapasitas, tetapi juga pada kesiapan dan keandalan layanan di setiap titik yang memiliki kebutuhan berbeda,” tegas Budi.

Teknologi Proteksi Berlapis Demi Target Zero-Downtime

Guna memberikan jaminan layanan internet tanpa putus (zero-downtime), seluruh trafik data dan layanan internet ditopang oleh tulang punggung jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) terintegrasi.

Selain itu, InfraNexia turut menyiagakan skema automatic rerouting melalui rute cadangan (secondary backbone). Sistem proteksi berlapis ini memungkinkan pengalihan rute secara otomatis apabila terjadi kendala teknis atau lonjakan trafik mendadak, sehingga operasional komunikasi di seluruh kawasan sirkuit dapat berjalan tanpa gangguan.

Sebelum balapan dimulai, InfraNexia bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) juga telah melakukan geladi bersih (rehearsal) dan pengujian infrastruktur secara bertahap.

READ  Pemprov Jatim Perketat Pengawasan Dapur SPPG Usai Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG

Direktur Operations InfraNexia, Suharyoto, menjelaskan bahwa tahapan persiapan mencakup aktivasi dan integrasi layanan, pengujian jaringan, hingga optimalisasi cakupan (coverage) dan parameter kualitas sinyal.

“Persiapan kami lakukan bertahap untuk memastikan konektivitas siap menunjang kebutuhan operasional, media, hingga para pemangku kepentingan selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026,” ujar Suharyoto.

Suharyoto menambahkan, keberhasilan infrastruktur digital justru terletak pada keandalannya yang bekerja secara senyap di belakang layar.

“Bagi kami, peran infrastruktur digital adalah memastikan berbagai aktivitas yang membutuhkan konektivitas dapat berjalan dengan baik tanpa harus menjadi pusat perhatian. Ketika seluruh pihak dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar dan tetap terhubung, di situlah infrastruktur menjalankan perannya dengan baik,” pungkasnya.

Melalui langkah strategis ini, InfraNexia menegaskan komitmennya sebagai digital infrastructure enabler terdepan di Indonesia yang siap mengawal berbagai perhelatan internasional. (JNP)