News

Uji Coba CNG Pengganti LPG 3 Kg Rampung, Menko Bahlil Segera Umumkan Hasilnya

254
×

Uji Coba CNG Pengganti LPG 3 Kg Rampung, Menko Bahlil Segera Umumkan Hasilnya

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – Pemerintah segera mengumumkan hasil evaluasi uji coba compressed natural gas (CNG) yang disiapkan sebagai salah satu alternatif pengganti LPG 3 kilogram (kg).

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan, evaluasi uji coba CNG saat ini masih dilakukan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM.

Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penggunaan tabung CNG hingga proses bisnis penyaluran gas kepada masyarakat.

“Ya ini kan lagi dievaluasi oleh Ditjen Migas. Itu kan dari tabung, kemudian proses CNG sampai ke tabung, itu juga proses bisnisnya lagi diselesaikan oleh Ditjen Migas,” kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Menurut Yuliot, hasil evaluasi uji coba CNG tersebut selanjutnya akan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia.

“Jadi dalam waktu dekat ini hasil evaluasi itu akan disampaikan langsung sama Pak Menko,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman sebelumnya mengungkapkan bahwa uji coba CNG di kantin Lemigas telah memasuki minggu ketiga.

Selama pelaksanaan uji coba, data terus dipantau dan dievaluasi setiap hari untuk mengetahui berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum penerapan skema CNG ditentukan lebih lanjut.

“Jadi kita sudah memasuki minggu ketiga. Data terus dievaluasi, setiap hari dicek,” kata Laode di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (30/9/2026).

Laode menjelaskan, setelah uji coba berlangsung selama satu bulan, pemerintah akan melakukan review secara menyeluruh terhadap seluruh aspek penggunaan CNG.

“Ada hal apa yang bisa dilakukan, yang dievaluasi poin-poinnya apa saja. Setelah satu bulan, kita akan lakukan review seluruh aspek apa saja yang terkait,” ujarnya.

READ  Rakerkonprov APINDO Jatim 2026 Dorong Penguatan Internal dan Produktivitas Nasional

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah distribusi CNG. Laode mengatakan, pengangkutan CNG membutuhkan sarana yang sesuai dan tidak dapat menggunakan kendaraan dengan bak terbuka.

Selain persoalan distribusi, pemerintah juga masih membahas skema bisnis CNG, termasuk pihak yang nantinya bertugas menjual dan menyuplai tabung hingga lokasi pengisian gas.

“Tahap selanjutnya kita akan mendiskusikan mengenai skemanya, untuk CNG ini nanti seperti apa sih. Siapa yang menjual, siapa yang menyuplai tabung, gasnya diisinya di mana,” kata Laode.

Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menentukan skema penggunaan CNG sebagai alternatif energi rumah tangga, termasuk mekanisme penyediaan tabung, pengisian, distribusi (QTJ)