News

Belajar Praktik Sustainability, 40 Profesional IS2P Kunjungi Pabrik Bogasari

308
×

Belajar Praktik Sustainability, 40 Profesional IS2P Kunjungi Pabrik Bogasari

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – Sebanyak 40 praktisi dan pemerhati keberlanjutan (sustainability) yang tergabung dalam Indonesian Society of Sustainability Professionals (IS2P) melakukan kunjungan studi banding ke pabrik Bogasari Flour Mills di Jakarta, anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan selama tiga jam ini diterima langsung oleh Vice President (VP) Engineering & Technology bersama Tim Sustainability Bogasari dan Indofood.

Studi banding ini merupakan agenda field visit tahunan IS2P untuk mempelajari penerapan praktik keberlanjutan di industri manufaktur skala besar secara langsung. Peserta yang hadir berasal dari berbagai sektor swasta, BUMN, hingga akademisi, seperti perwakilan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Tempo Scan, GoTo Group, Danone, Universitas Indonesia, Universitas Udayana, hingga Universitas Negeri Malang.

Dalam siaran persnya pada Jumat (7/8/2026), VP Engineering and Technology Divisi Bogasari, Andry Wiryanto, menyambut positif antusiasme para profesional tersebut. Ia menegaskan bahwa Bogasari memegang teguh komitmen efisiensi energi, pengelolaan sumber daya air, serta ketahanan iklim sesuai arahan Direksi Indofood.

“Bentuk nyata dari kontribusi ini dapat dilihat langsung di area operasional kami melalui pengelolaan limbah air secara efisien, penerapan rainwater harvesting system, hingga penanggulangan dan pengendalian banjir terintegrasi demi menjaga stabilitas lingkungan sekitar,” terang Andry.

Inovasi Industri Hijau dan Kunjungan Lapangan

Dalam sesi pemaparan materi, Head of Sustainability Indofood, Elly Putranti, bersama Corporate Sustainability Manager Indofood, Fernandus Satria, menjelaskan tata kelola keberlanjutan (Sustainability Governance) Indofood Group serta strategi penurunan emisi karbon.

Manager Energy Management System and Sustainability Bogasari, Yoga, menambahkan sejumlah pencapaian Bogasari yang pernah meraih peringkat tertinggi Industri Hijau selama tiga tahun berturut-turut. Penerapan konkret tersebut meliputi:

READ  Menkeu Heran Cukai Rokok Tinggi, Soroti Rokok Ilegal Ancam Industri Dalam Negeri

1. ISO 50001 Energy Management System: Mendorong efisiensi dan penghematan energi secara terukur.

2. Pengelolaan Air Mandiri: Memanfaatkan pemanenan air hujan untuk kebutuhan domestik, pengolahan air laut menjadi air tawar (Sea Water Reverse Osmosis/SWRO), serta pengolahan air limbah domestik untuk flushing toilet.

3. Polder System: Perlindungan terhadap risiko banjir demi mendukung ketahanan iklim (climate resilience).

Usai sesi diskusi, rombongan diajak meninjau fasilitas operasional hijau Bogasari, mulai dari pengolahan air laut (SWRO), panel kontrol PLTS, lahan pembibitan tanaman (nursery), dermaga berkonsep green port, hingga pabrik pasta Bogasari.

Apresiasi Praktisi Keberlanjutan

Ketua IS2P, Satrio Dwi Prakoso, mengapresiasi keterbukaan pihak Indofood dan Bogasari dalam memfasilitasi program ini. Apresiasi senada disampaikan oleh Executive Director Purupiru Creative & Sustainability Communication, Sam August Himmawan.

“Dari kunjungan ke Bogasari, kami melihat dan belajar tentang bagaimana keberlanjutan dijalankan, bukan sekadar untuk laporan bagi pemangku kepentingan, namun benar-benar berdampak positif bagi proses bisnis,” ungkap Sam.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama KAI Logistik, Ike Noorhayati, menilai integrasi keberlanjutan di Indofood Group berjalan presisi hingga ke tingkat rantai pasok. “Konsistensi dan dukungan eksekutif yang berjalan bertahun-tahun ini membuktikan bahwa integrasi keberlanjutan bisa menjadi bagian dari mekanika inti bisnis, bukan sekadar pelengkap laporan tahunan,” pungkas Ike. (FPK)