NEWSENERGI.COM – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi untuk berbagai sektor strategis tetap terjaga sepanjang arus mudik dan balik Idul Fitri 2026, termasuk di wilayah Jawa Timur.
Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan transportasi laut, darat (rel), serta sektor industri hingga saat ini berjalan lancar. Di tengah masih berlangsungnya arus balik, kebutuhan BBM untuk operasional transportasi penumpang terus dipenuhi secara optimal guna mendukung mobilitas masyarakat antarwilayah.
Berdasarkan data penyaluran BBM PSO (non subsidi) untuk angkutan penumpang seperti kereta api dan angkutan laut, konsumsi secara umum berada pada kisaran normal harian. Namun, pada momen puncak arus mudik dan balik, terjadi peningkatan signifikan yang mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat.
Sejak awal Maret hingga memasuki periode arus balik pada 26 Maret 2026, penyaluran BBM di Jawa Timur tercatat mencapai 2.362 kiloliter (KL) per hari. Angka tersebut meningkat dibandingkan rata-rata normal harian sekitar 2.330 KL per hari.
Aktivitas Kereta Api Meningkat
Aktivitas perjalanan kereta api di Jawa Timur selama periode Lebaran mengalami lonjakan signifikan dengan jumlah penumpang mencapai puluhan ribu per hari. Puncak arus balik tercatat mencapai 48 ribu hingga 52 ribu penumpang per hari.
Pergerakan penumpang didominasi dari dan menuju sejumlah stasiun besar seperti Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Pasar Turi, serta Stasiun Malang. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mobilitas Jalur Laut Ikut Naik
Peningkatan mobilitas juga terlihat pada angkutan laut di sejumlah pelabuhan utama di Jawa Timur, seperti Pelabuhan Tanjung Perak serta kawasan pelabuhan di Banyuwangi untuk penyeberangan menuju Bali.
Di Terminal Gapura Surya Nusantara, jumlah penumpang yang masuk ke Jawa Timur tercatat mencapai 2.268 orang atau meningkat 56 persen dibandingkan rata-rata harian sekitar 1.000 orang.
Di tengah lonjakan mobilitas tersebut, Pertamina memastikan pasokan BBM untuk mendukung operasional moda transportasi tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa peningkatan frekuensi perjalanan berdampak langsung pada kebutuhan energi.
“Pertamina memastikan pasokan BBM untuk operasional kereta api dan angkutan laut di wilayah Jawa Timur tetap tersedia dengan baik sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar dan sesuai jadwal,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pertamina terus memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keandalan distribusi energi selama periode puncak arus balik. Dengan dukungan energi yang memadai, diharapkan layanan transportasi dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Pertamina Patra Niaga juga terus memonitor kondisi penyaluran energi di seluruh wilayah Jawa Timur agar tetap optimal. Kebutuhan BBM, baik untuk masyarakat, sektor industri, maupun layanan publik, dipastikan terpenuhi.
Dukungan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan energi nasional, sehingga mobilitas masyarakat selama arus balik tetap lancar, aman, dan nyaman, termasuk di tengah kondisi cuaca yang dinamis di sejumlah wilayah perairan. (GKO)




