NEWSENERGI.COM – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam meningkatkan daya saing dan mendorong kemandirian bangsa. Keberadaan SDM yang terampil, profesional, dan adaptif diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sejalan dengan upaya tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkolaborasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk mendukung peningkatan kompetensi SDM di sektor konstruksi melalui program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan.
Program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan SIG diikuti oleh 500 peserta dan diselenggarakan secara serentak pada Minggu (1/2/2026) di lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Bogor, Jawa Barat; Kota Palembang, Sumatra Selatan; Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu; Kota Malang, Jawa Timur; serta Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Penyelenggaraan serentak di lima daerah tersebut berhasil mengantarkan SIG meraih Rekor Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Setelah pelaksanaan di lima daerah tersebut, SIG berencana melanjutkan program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan di lebih dari 100 kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia, dengan target jumlah peserta mencapai lebih dari 5.000 ahli bangunan.
Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, para peserta dibekali berbagai materi, antara lain pengetahuan dasar material semen dan beton, prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), metode konstruksi yang efektif dan efisien, serta pengenalan produk-produk SIG. Selain pembekalan teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung, mulai dari pemasangan material hingga pekerjaan plesteran. Adapun proses sertifikasi dilakukan melalui tahapan wawancara dan uji keterampilan langsung di lapangan.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengatakan bahwa program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan menjadi bukti konsistensi SIG dalam mengusung semangat Bangga Bangun Indonesia. Menurutnya, komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kompetensi para ahli bangunan sebagai ujung tombak pembangunan agar lebih terampil, profesional, dan bersertifikat.
Sebagai holding company yang mengelola berbagai produk semen terkemuka di Indonesia, seperti Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, dan Semen Baturaja, program ini juga menjadi bentuk kepedulian sekaligus langkah strategis SIG dalam memperkuat sinergi dengan para ahli bangunan sebagai salah satu mitra utama dalam ekosistem bisnis perusahaan.
“Ahli bangunan memiliki peran penting dalam mewujudkan rancangan menjadi bangunan yang kokoh dan berkelanjutan. Selain keterampilan teknis, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk menjaga kelancaran dan keberlanjutan proyek. Oleh karena itu, Bulan K3 Nasional 2026 menjadi momentum bagi SIG untuk mengajak para ahli bangunan meningkatkan kesadaran dan implementasi aspek K3 dalam setiap pekerjaan,” ujar Dicky Saelan.
Ia menambahkan, SIG merasa bangga karena program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan yang diikuti ratusan peserta secara serentak di lima kabupaten/kota tersebut berhasil memecahkan Rekor MURI. Pencapaian ini dinilai mencerminkan semangat SIG untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh Insan SIG untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah serta manfaat bagi para mitra, khususnya ahli bangunan,” katanya.
Dalam rangkaian program tersebut, SIG juga memperkenalkan aplikasi Jago Bangunan kepada para peserta, yang menandai dimulainya program Akademi Jago Bangunan secara resmi. Aplikasi ini menjadi wadah yang difasilitasi SIG bagi para ahli bangunan dan profesional konstruksi untuk meningkatkan kompetensi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui aplikasi Jago Bangunan, peserta dapat bergabung dalam Komunitas Jago Bangunan SIG dan menikmati berbagai manfaat, seperti akses e-learning berupa video dan e-book, katalog produk SIG, fitur komunitas, layanan konsultasi teknis, perhitungan Rencana Anggaran Bangunan (RAB), serta kuis berhadiah di dalam aplikasi. Hingga saat ini, jumlah anggota Komunitas Jago Bangunan SIG telah mencapai 14.941 orang.
Salah satu peserta asal Kemang, Bogor, Jawa Barat, Muhammad Taufik (49), mengaku bersyukur dapat mengikuti program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan SIG. Pria yang telah berkecimpung di dunia konstruksi selama lebih dari 10 tahun tersebut menilai pelatihan ini sangat penting untuk memperbarui pengetahuan seiring pesatnya perkembangan teknologi dan material konstruksi.
“Pelatihan ini luar biasa. SIG memberikan banyak ilmu untuk berbagai jenis bangunan. Saya biasanya mengerjakan konstruksi dari awal sampai finishing, termasuk renovasi. Jadi pelatihan ini sangat penting bagi saya. Alhamdulillah juga ada aplikasi Jago Bangunan. Biasanya saya bingung kalau ada kendala mau konsultasi ke siapa, sekarang bisa mendapatkan solusi. Terima kasih SIG yang sangat peduli kepada kami para tukang. Semoga SIG semakin maju dan sukses,” ujar Muhammad Taufik. (PLT)




