News

TTL-OOCL Perkuat Sinergi, Optimalkan Peran Surabaya dalam Konektivitas Logistik Indonesia Timur

355
×

TTL-OOCL Perkuat Sinergi, Optimalkan Peran Surabaya dalam Konektivitas Logistik Indonesia Timur

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat kolaborasi dengan perusahaan pelayaran sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung konektivitas logistik nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan jajaran manajemen OOCL Shipping Lines ke PT Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Kamis (17/9/2026).

Kunjungan jajaran OOCL Shipping Lines tersebut dihadiri Regional Group General Manager ASNG Karen Lam, Regional General Manager Indonesia Aaron Chen, serta Branch Manager Surabaya Samsuar. Rombongan OOCL disambut langsung Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong David Pandapotan Sirait bersama jajaran manajemen TTL.

Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan membahas perkembangan operasional dan layanan terminal, dinamika industri pelayaran dan logistik, serta peluang peningkatan kolaborasi untuk memenuhi kebutuhan layanan OOCL pada masa mendatang.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan hubungan yang erat dengan perusahaan pelayaran menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan terminal.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk bertukar perspektif sekaligus memperkuat komunikasi dengan OOCL. Bagi TTL, hubungan yang erat dengan shipping line merupakan fondasi penting dalam menghadirkan layanan yang semakin andal, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa,” ujar David.

David menambahkan, TTL akan terus meningkatkan kapabilitas operasional, kualitas layanan, serta pemanfaatan teknologi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pertumbuhan arus perdagangan sekaligus memperkuat konektivitas logistik melalui Surabaya.

OOCL Soroti Potensi Surabaya sebagai Hub Indonesia Timur

Dalam pertemuan tersebut, Karen Lam menyampaikan pandangannya mengenai posisi strategis Surabaya dalam mendukung konektivitas logistik, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.

Menurut Karen, Surabaya memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai salah satu pusat konektivitas logistik bagi kawasan Indonesia Timur.

READ  Pemkab Banyuwangi Ekskavasi Situs Macan Putih, Lestarikan Jejak Blambangan

“Surabaya memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai hub port bagi Indonesia Timur. Di tengah tantangan pengembangan di Jakarta dan Semarang, Surabaya dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperkuat konektivitas dan jaringan logistik,” ujar Karen Lam, Regional Group General Manager ASNG, OOCL Shipping Lines.

Pandangan tersebut turut menjadi bagian dari pembahasan mengenai peluang pengembangan layanan dan konektivitas antara terminal dengan perusahaan pelayaran.

Bagi TTL, penguatan komunikasi dengan shipping line menjadi bagian dari upaya memahami kebutuhan pengguna jasa sekaligus menyiapkan layanan yang semakin adaptif terhadap perkembangan industri pelayaran dan logistik.

OOCL Tinjau Teknologi Operasional TTL

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Integrated Planning and Control Room (IP&C) TPK Teluk Lamong.

Melalui fasilitas tersebut, jajaran OOCL melihat secara langsung proses perencanaan, pemantauan, dan pengendalian kegiatan operasional terminal yang dilakukan secara terintegrasi dan real time.

Karen mengapresiasi penerapan teknologi dalam mendukung pengelolaan operasional di Terminal Teluk Lamong.

“Kami terkesan dengan Integrated Planning and Control Room TTL yang memungkinkan operasional dipantau secara real time, termasuk bagaimana Automated Stacking Crane (ASC) beroperasi di lapangan,” tambah Karen.

Penerapan sistem perencanaan dan pengendalian terintegrasi tersebut menjadi bagian dari transformasi operasional TTL. Sistem ini diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan terminal, menjaga kelancaran kegiatan bongkar muat, serta memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap proses pelayanan.

Kunjungan OOCL juga menjadi ruang bagi kedua pihak untuk melihat peluang pengembangan layanan yang dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa dan mendukung kelancaran arus logistik.

Ke depan, PT Terminal Teluk Lamong akan terus memperkuat sinergi dengan perusahaan pelayaran dan pengguna jasa melalui peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan kapabilitas operasional, serta pemanfaatan teknologi.

READ  Emas Antam Stabil Setelah Penurunan, Buyback Tetap Rp2,577 Juta

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen TTL menghadirkan terminal yang andal, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Di sisi lain, penguatan kolaborasi dengan shipping line diharapkan turut mendukung konektivitas perdagangan nasional dan memperkuat peran Surabaya dalam jaringan logistik Indonesia Timur. (XLD)