News

Hijaukan Pesisir Surabaya, PT Terminal Petikemas Surabaya Salurkan 3.000 Bibit Mangrove di Sontoh Laut

365
×

Hijaukan Pesisir Surabaya, PT Terminal Petikemas Surabaya Salurkan 3.000 Bibit Mangrove di Sontoh Laut

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – Aksi nyata pelestarian lingkungan pesisir kembali digelorakan di Kota Pahlawan. PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menyalurkan dan menanam 3.000 bibit mangrove di kawasan wisata Sontoh Laut, Greges, Kecamatan Asem Rowo, Surabaya, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan bertajuk “Hijaukan Pesisir, Lestarikan Kehidupan” ini merupakan hasil kolaborasi masif yang melibatkan unsur Pemerintah, BUMN, TNI-Polri, akademisi, berbagai komunitas, hingga masyarakat setempat.

Hasil Panen Mandiri untuk Rehabilitasi Pesisir
Menariknya, 3.000 bibit yang ditanam kali ini merupakan bagian dari program penanaman mandiri 10.000 bibit mangrove yang telah diinisiasi TPS sejak Oktober 2025. Setelah memasuki masa siap tanam pada Mei 2026, bibit-bibit tersebut kini mulai didistribusikan secara bertahap untuk merehabilitasi kawasan pesisir Surabaya.

Aksi yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 400 peserta. Metode penanaman dilakukan dengan sistem ajir, di mana setiap ajir menampung tiga bibit mangrove untuk memastikan pertumbuhan yang lebih optimal dan berkelanjutan.

Dukungan Lingkungan Sekaligus Pemberdayaan UMKM
Tidak hanya fokus pada ekosistem, TPS juga mengintegrasikan program ini dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Dukungan perusahaan meliputi penyediaan 1.000 ajir serta konsumsi bagi seluruh peserta yang dibeli langsung dari UMKM warga sekitar Sontoh Laut.

Sistem kupon digunakan agar para peserta dapat menukarkan paket konsumsi di lapak-lapak warga, menciptakan dampak ekonomi instan bagi masyarakat pesisir selama kegiatan berlangsung.

Komitmen Jangka Panjang TPS
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menegaskan bahwa langkah ini adalah bukti komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development).

“Sebanyak 3.000 bibit di antaranya kami salurkan ke Sontoh Laut sebagai upaya memperkuat perlindungan pesisir dan ekosistem laut Surabaya. Mangrove memiliki peran strategis sebagai pelindung alami dari abrasi dan dampak perubahan iklim,” ujar Erika.

READ  PT Pelni Dapat Suntikan PMN Rp3 Triliun untuk Beli Tiga Kapal Penumpang Baru

Beliau menambahkan bahwa pelestarian mangrove bukan sekadar menanam, melainkan investasi jangka panjang untuk kehidupan masyarakat pesisir.

“Kami berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.

Melalui kontribusi di Sontoh Laut, TPS berupaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung pengembangan wisata berbasis lingkungan (ekowisata) demi mewariskan lingkungan yang lebih lestari bagi generasi masa depan. (VYL)