NEWSENERGI.COM – engantisipasi lonjakan konsumsi energi selama momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga resmi menambah penyaluran LPG 3 kg sebanyak lebih dari 23 juta tabung secara nasional pada Maret 2026.
Langkah penambahan fakultatif ini diambil untuk menjaga ketahanan pasokan energi, khususnya bagi segmen rumah tangga sasaran dan pelaku usaha mikro yang biasanya mengalami peningkatan kebutuhan jelang hari raya.
Komitmen Pelayanan Selama Libur Panjang
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh memastikan aktivitas memasak masyarakat tidak terganggu selama periode libur panjang ini.
“Kami memastikan penambahan pasokan LPG 3 kg guna melayani kebutuhan masyarakat agar tetap dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Roberth dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (22/3).
Penguatan Distribusi dan Agen Siaga
Untuk mendukung kelancaran distribusi, Pertamina Patra Niaga menyiagakan infrastruktur di lapangan:
6.300 Agen LPG Siaga: Tetap beroperasi meskipun di hari libur nasional.
Pengawasan Ketat: Memperkuat pengawasan agar penyaluran subsidi tepat sasaran.
Imbauan Harga: Masyarakat diminta membeli di pangkalan resmi untuk mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.
Informasi lokasi pangkalan resmi terdekat dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau melalui Pertamina Contact Center 135.
Promo Menarik Bright Gas (Non-Subsidi)
Bagi pengguna LPG non-subsidi, Pertamina menghadirkan berbagai keuntungan melalui produk Bright Gas:
Tukar Tabung Gratis: Program tukar dua tabung kosong LPG 3 kg dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kg secara gratis.
Potongan Harga: Diskon hingga Rp25.000 untuk isi ulang Bright Gas 5,5 kg melalui aplikasi MyPertamina.
Layanan Antar: Kemudahan pesan antar melalui Pertamina Delivery Service via aplikasi atau telepon ke 135.
“Kami akan terus memonitor penyaluran di lapangan dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan LPG tetap terjaga,” pungkas Roberth. (LMA)




