News

Prabowo Minta Rakyat Waspadai Dampak Konflik Global dari Timur Tengah

326
×

Prabowo Minta Rakyat Waspadai Dampak Konflik Global dari Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026 (Foto: tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

NEWSENERGI.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bersiap menghadapi guncangan global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Penegasan ini disampaikan Presiden saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/3/2026).

Presiden menekankan bahwa pemerintah tidak akan menutup-nutupi kondisi sulit yang mungkin terjadi. Sebaliknya, sikap transparan dan keberanian menjadi kunci utama dalam melewati krisis ini.

Menghadapi Realita dengan Kejujuran
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran pemerintah dan masyarakat untuk tidak bersikap pasif terhadap sistem yang sudah berjalan, melainkan aktif mencari solusi atas hambatan yang muncul.

“Kita tidak berlindung di belakang sistem yang sudah berjalan, kita menghadapi kesulitan dengan sikap kita ingin mengatasi kesulitan. Kita harus berani mengatasi kesulitan, kita tidak menutupi kesulitan, kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan,” tegas Presiden Prabowo.

Meskipun tantangan global kian nyata, Presiden meyakinkan bahwa Indonesia memiliki modal kekuatan yang besar untuk bertahan. Namun, beliau berjanji akan segera memberikan penjelasan lebih mendalam kepada publik dalam waktu dekat.

“Saya harus jujur kepada seluruh rakyat, saya akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,” ucapnya.

Peran Strategis TNI sebagai Pilar Rakyat
Di tengah ketidakpastian geopolitik tersebut, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurutnya, loyalitas TNI yang konsisten berpihak kepada kepentingan rakyat menjadi fondasi stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini saya merasa bangga, bahwa kita sekali lagi, NKRI, di mana Tentara Nasional Indonesia adalah salah satu pilar utama. Telah membuktikan kepada seluruh rakyat, bahwa TNI adalah tentara rakyat,” ujar Presiden.

READ  BPBD Lumajang Ingatkan Warga Waspada Bahaya Jutaan Meter Kubik Material Vulkanik Semeru

Komitmen Infrastruktur di Tengah Krisis
Peresmian ratusan jembatan secara serentak ini menjadi simbol bahwa pembangunan nasional tetap berjalan meskipun berada di bawah bayang-bayang krisis energi dan ekonomi global. Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat konektivitas domestik demi menjaga ketahanan ekonomi nasional dari guncangan eksternal.

Pemerintah terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah secara saksama untuk memastikan langkah-langkah mitigasi, baik di sektor energi, pangan, maupun keamanan, dapat segera diimplementasikan demi melindungi kesejahteraan rakyat. (NLD)