News

Antrean Truk Diurai, Pertamina Buka Layanan Biosolar 24 Jam di 13 SPBU Palembang

236
×

Antrean Truk Diurai, Pertamina Buka Layanan Biosolar 24 Jam di 13 SPBU Palembang

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra meninjau pelayanan di SPBU. (Foto: Pertamina)

NEWSENERGI.COM – PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 13 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palembang selama 24 jam penuh guna memperlancar penyaluran Biosolar bersubsidi. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai antrean panjang kendaraan angkutan barang yang kerap terjadi pada malam hari.

Selain layanan operasional tanpa henti di 13 SPBU, Pertamina juga membuka delapan jaringan layanan tambahan yang beroperasi mulai pukul 21.00 hingga 05.00 WIB. Langkah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, meninjau langsung pelaksanaan layanan tersebut pada Rabu (22/7/2026). Kunjungan dilakukan di SPBU Nomor 23.301.34 Noerdin Pandji dan SPBU Nomor 23.301.29 Kebun Bunga untuk memastikan distribusi Biosolar bersubsidi berjalan lancar.

Dalam peninjauan tersebut, Mars Ega memantau proses penyaluran Biosolar menggunakan sistem pemindaian QR Code sebagai bagian dari implementasi Program Subsidi Tepat. Ia juga berdialog dengan sejumlah pengemudi truk guna mendengarkan masukan terkait pelayanan pengisian bahan bakar.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berhak mendapatkan Biosolar bersubsidi memperoleh pelayanan yang nyaman. Karena itu kami hadir langsung di lapangan untuk melihat pelayanan, mendengar masukan konsumen, sekaligus memastikan Program Subsidi Tepat berjalan lancar,” ujar Mars Ega.

Secara nasional, Program Subsidi Tepat terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, lebih dari 3,9 juta kendaraan pengguna Biosolar telah terdaftar dalam program tersebut. Sementara itu, jumlah kendaraan pengguna Pertalite yang telah terdaftar resmi mencapai lebih dari 12 juta unit.

Penerapan sistem digital melalui QR Code diharapkan mampu memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat yang memang berhak menerimanya.

READ  Pertamina Lakukan Build Up Stock Pertamax ke SPBU Bondowoso

Sementara itu, Executive General Manager Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) Pertamina Patra Niaga, Alexander Susilo, memastikan pasokan BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman sehingga pelayanan di seluruh SPBU dapat berlangsung optimal.

“Layanan ini merupakan hasil koordinasi dan sinergi bersama Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan Biosolar bersubsidi kepada masyarakat. Kami juga terus memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman sehingga pelayanan di seluruh SPBU dapat berjalan optimal,” kata Alexander.

Pertamina Patra Niaga menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna menjaga keandalan distribusi energi. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin ketersediaan BBM bersubsidi bagi masyarakat yang berhak di seluruh wilayah Indonesia. (ZEM)