News

Pasokan Trafo Raksasa Tiba, PLN Percepat Proyek Strategis GISTET Waru

349
×

Pasokan Trafo Raksasa Tiba, PLN Percepat Proyek Strategis GISTET Waru

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat milestone penting dalam upaya penguatan sistem kelistrikan di wilayah Surabaya Metropolis. Sebanyak enam unit Interbus Transformer (IBT) 500/150 kV berkapasitas besar resmi mendarat di Pelabuhan Mirah Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (11/4/2026).

Kedatangan trafo-trafo raksasa ini merupakan komponen paling vital dalam pembangunan Gas Insulated Substation Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Waru. Infrastruktur ini dirancang menjadi tulang punggung distribusi daya besar guna menjamin stabilitas listrik bagi sektor industri, pusat bisnis, hingga jutaan pelanggan di Surabaya dan sekitarnya.

Akselerasi Proyek Strategis Nasional
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menegaskan bahwa tibanya material utama ini menjadi bukti nyata percepatan pembangunan GISTET Waru yang tengah dikerjakan secara masif.

“Trafo ini adalah jantung dari GISTET Waru yang nantinya akan mengelola aliran daya tinggi 500 kV ke sistem 150 kV untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat,” ujar Hendro di Surabaya.

Ia menambahkan bahwa GISTET 500 kV Waru merupakan salah satu proyek strategis paling kritikal di Jawa Timur. Kehadiran enam unit IBT ini menunjukkan bahwa seluruh rantai pasokan berjalan sesuai rencana demi mendukung fleksibilitas operasional sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Mobilisasi Alat Berat dan Imbauan Pengguna Jalan
Mengingat dimensi dan bobot trafo yang sangat besar, proses pengiriman dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju lokasi proyek di Waru akan menggunakan kendaraan angkut khusus (multi-axle). Mobilisasi dijadwalkan dilakukan secara bertahap pada jam-jam dengan tingkat kepadatan lalu lintas rendah guna meminimalisir dampak sosial.

Terkait hal tersebut, manajemen PLN UIP JBTB menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan lalu lintas yang mungkin timbul selama proses pemindahan alat berat berlangsung.

READ  Harga Minyak Pekan Ini Masih Dibayangi Ketidakpastian, Prospeknya Suram

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang muncul. Untuk meminimalisir dampak kemacetan, kami telah melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Polda Jatim, Dishub, BBPJN, pengelola tol, dan stakeholder terkait lainnya,” jelas Hendro.

Selama proses distribusi, alat berat akan dikawal ketat oleh petugas untuk memastikan keamanan bagi pengguna jalan lain. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur distribusi trafo tersebut.

Komitmen Listrik “Tanpa Kedip”
Pembangunan GISTET 500 kV Waru diharapkan dapat memberikan kualitas listrik yang stabil dan berkelanjutan bagi warga Surabaya.

“Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu demi menghadirkan kualitas listrik tanpa kedip. Dukungan dan kesabaran masyarakat sangat kami hargai demi kepentingan bersama dalam mewujudkan energi yang andal dan berkelanjutan,” pungkas Hendro. (DTB)