News

Gejolak Timur Tengah Tak Ganggu Stok Pangan Indonesia

300
×

Gejolak Timur Tengah Tak Ganggu Stok Pangan Indonesia

Sebarkan artikel ini

NEWSENERGI.COM – Pemerintah melalui Perum Bulog menjamin stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berada dalam posisi aman dan terkendali. Kepastian ini muncul di tengah kekhawatiran global terhadap konflik di Timur Tengah (Timteng) serta ancaman fenomena iklim ekstrem, yakni “Godzilla El Nino” yang berpotensi memicu kekeringan panjang.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa kondisi pangan nasional saat ini relatif stabil berkat capaian swasembada pangan yang telah diraih Indonesia.

Ketahanan Pangan Nasional Teruji
Menurut Rizal, keberhasilan swasembada membuat dampak ketegangan geopolitik internasional tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap ketersediaan pangan di dalam negeri.

“Indonesia bersyukur dengan swasembada pangan sehingga masalah pangan tidak terlalu terdampak dengan masalah Timur Tengah,” ujar Rizal di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Rizal menambahkan bahwa kemandirian pangan ini menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas serta ketahanan nasional dari tekanan eksternal.

Stok Beras Cetak Rekor Sejarah
Kabar menggembirakan datang dari gudang Bulog. Saat ini, total stok beras nasional tercatat mencapai 4,23 juta ton. Angka ini diklaim sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan jumlah tersebut, Bulog optimistis dapat:

Memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026.

Memitigasi dampak kekeringan akibat ancaman Godzilla El Nino.

Menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Baca juga: [BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Wilayah Kepulauan]

Diversifikasi Stok Komoditas Strategis
Selain beras, Perum Bulog juga memastikan ketersediaan komoditas penting lainnya tetap terjaga:

Jagung: Stok dikelola secara intensif untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak nasional.

Minyak Goreng: Tersedia stok sekitar 72.000 kiloliter per bulan, jumlah yang dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan di pasar.

Sembilan Komoditas Sudah Swasembada
Senada dengan Bulog, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya menyatakan bahwa sejak awal 2026, Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pada sembilan komoditas strategis, yaitu:

READ  PMK 89/2025 Resmi Berlaku, Pengawasan Cukai Minuman Alkohol Diperketat

1. Beras

2. Gula Konsumsi

3. Cabai Besar

4. Cabai Rawit

5. Jagung

6. Minyak Goreng

7. Daging Ayam

8. Telur Ayam

9. Bawang Merah

Dengan fondasi pangan yang kuat ini, Rizal mengimbau agar publik tetap tenang dalam menghadapi tantangan perubahan iklim maupun dinamika global.

“Seluruh stok pangan berada dalam kondisi aman dan terkendali. Masyarakat tidak perlu bimbang,” tegas Rizal. (XWK)