News

Surabaya Diusulkan Jadi Lokasi Munas XVIII HIPMI 2026

342
×

Surabaya Diusulkan Jadi Lokasi Munas XVIII HIPMI 2026

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur, Ahmad Salim Assegaf

NEWSENERGI.COM – Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur secara resmi menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia tahun 2026. Permohonan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Jatim, Ahmad Salim Assegaf, dalam forum Sidang Dewan Pleno (SDP) XVIII HIPMI yang digelar di Makassar, 14–16 Februari 2026.

Langkah ini bukan sekadar keinginan biasa, melainkan mandat resmi dari Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) yang didukung penuh oleh 38 BPC HIPMI kabupaten/kota se-Jawa Timur—jumlah cabang terbanyak di Indonesia.

Surabaya: Infrastruktur Kelas Dunia dan Lokasi Strategis
Dalam pengajuannya, HIPMI Jatim mengusulkan Surabaya sebagai lokasi utama penyelenggaraan. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya dinilai memiliki keunggulan mutlak dari sisi fasilitas.

1. Fasilitas Konvensi: Kapasitas gedung yang mampu menampung ribuan delegasi.

2. Aksesibilitas: Jaringan transportasi udara, laut, dan darat yang terintegrasi, memudahkan peserta dari wilayah Barat maupun Timur Indonesia.

3. Akomodasi: Ketersediaan hotel berbagai kelas yang sangat memadai.

“Surabaya sangat representatif. Dari sisi infrastruktur dan pengalaman menyelenggarakan event internasional, kami sangat siap menyambut ribuan pengusaha muda dari seluruh penjuru nusantara,” ujar Ahmad Salim Assegaf.

Motor Ekonomi Nasional dan Dukungan Pemerintah
Selain kesiapan fisik, performa ekonomi Jawa Timur yang konsisten berada di atas rata-rata nasional menjadi daya tarik strategis. Sebagai pusat industri dan perdagangan, Jatim dianggap sebagai lokasi ideal untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.

Semangat ini juga selaras dengan visi “Gerbang Baru Nusantara”. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memberikan lampu hijau melalui surat dukungan tertulis dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Dukungan Pemprov Jatim menjadi penguat semangat kami. Munas ini bukan hanya agenda organisasi, tapi bagian dari sinergi membangun ekonomi daerah dan nasional,” tambah Ahmad.

READ  Dirut KCI Sambut Positif Subsidi Rp5 Triliun, Siap Tingkatkan Layanan Commuter Jabodebek

Pengalaman Manajerial yang Teruji
Dengan mengoordinasi 38 BPC yang aktif, BPD HIPMI Jatim mengklaim memiliki kapasitas manajerial dan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengelola agenda berskala masif. Soliditas ini menjadi modal utama agar Munas XVIII berjalan tertib, substansial, dan bermartabat.

“Kami memiliki pengalaman dan kapasitas organisasi untuk melayani delegasi dari 38 BPD se-Indonesia. Jawa Timur siap, solid, dan berkomitmen penuh untuk menyukseskan Munas XVIII HIPMI 2026,” pungkasnya dengan tegas. (DYV)