News

Menhub Tutup Posko Angkutan Nataru 2025–2026, Transportasi Dinilai Berjalan Lancar

273
×

Menhub Tutup Posko Angkutan Nataru 2025–2026, Transportasi Dinilai Berjalan Lancar

Sebarkan artikel ini
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) memberikan keterangan dalam penutupan Posko Angkutan Nataru 2025-2026, Jakarta, Senin (5/1/2026) (Foto: Dokumentasi/Humas Polri)

NEWSENERGI.COM – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi resmi menutup Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Jakarta, Senin (5/1/2026). Penutupan ini menandai berakhirnya masa pengawasan transportasi akhir tahun yang dinilai berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.

Sinergi Lintas Sektoral Jadi Kunci
Dalam sambutannya, Menhub Dudy menyampaikan apresiasi atas kelancaran mobilitas masyarakat. Ia menegaskan bahwa tidak ada kendala ekstrem yang mengganggu arus perjalanan sepanjang masa operasional posko.

“Alhamdulillah berjalan baik dan lancar. Posko ini mencerminkan sinergi kementerian, lembaga, dan seluruh stakeholder transportasi yang bekerja sangat baik. Sinergi ini kita harapkan terus berlanjut,” ujar Menhub.

Selain koordinasi antarlembaga, Menhub juga memuji peran media yang membantu menyampaikan informasi terkini kepada publik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih tertib dan terencana.

Evaluasi Operasi: Kecelakaan Turun 7 Persen
Data positif juga datang dari sektor keamanan jalan raya. Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, melaporkan bahwa rekayasa lalu lintas yang diterapkan di jalan tol maupun jalur arteri terbukti efektif mengurai kepadatan, termasuk di jalur-jalur menuju destinasi wisata.

Berdasarkan hasil Operasi Lilin 2025, tercatat penurunan angka kecelakaan yang cukup signifikan:

Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas: Turun 7 persen.

Angka Korban Meninggal Dunia: Turun tajam sebesar 27,12 persen.

“Skenario manajemen lalu lintas sudah dilaksanakan dengan baik. Jalan tol, arteri, hingga akses tempat wisata terpantau terkendali,” tambah Kakorlantas.

Persiapan Dini Menuju Angkutan Lebaran
Meski sukses mengawal Nataru, Pemerintah kini langsung mengalihkan fokus pada agenda besar berikutnya, yakni Angkutan Lebaran 2026 yang waktunya relatif berdekatan. Menhub menekankan bahwa kesuksesan Nataru harus menjadi referensi penting dalam perencanaan mudik Lebaran nanti.

READ  Lifting Minyak Indonesia Tembus 619 Ribu BOPD, Lampaui Target APBN 2025 di Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

“Kita harus mempersiapkan lebih awal dan berkoordinasi secara solid. Penyelenggaraan Nataru menjadi pelajaran penting agar angkutan Lebaran mendatang juga bisa berjalan lancar dan aman,” tegas Dudy Purwagandhi.

Pemerintah berkomitmen untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh guna menyiapkan infrastruktur dan skema transportasi yang lebih matang demi melayani jutaan pemudik pada musim Lebaran mendatang. (ZAP)